Gadis Penjual Korek Api – Flash Fiction

flash fiction original by Rusdianto

Kepala polisi itu diam-diam mencari orang yang bisa dicurigai diantara kerumunan warga.  

Api masih mendesis dibelakangnya, tepat diatas sebuah rumah besar dulu pernah berdiri.

“Hei, nak. Menjauh dari api,” katanya pada seorang gadis berumur 6 tahun. “dimana orang tuamu ?”

“Aku tidak punya orang tua.” Gadis kecil itu tersenyum riang menatap api. “Disini hangat.”

“Dimana rumahmu ?”

Si gadis kecil menggeleng. Butiran salju menutupi rambutnya

Seorang polisi lain datang tergesa-gesa.
“Komandan, kami menemukan ini didekat jendela.” Katanya sambil menyodorkan sekotak korek api.

Kepala polisi itu berbalik menatap si gadis kecil, “Kamu mau mengatakan sesuatu?”

“Aku tidak mau mati kedinginan.”

fiksi mini 100 kata copyright @2011 Rusdianto

photo credits : chikc57

About Rusdianto

Rusdianto alias @daeng_anto on twitter; Blogger,  peminat baca tulis fiksi, hiking, dan Sting. Kini bermukin di Kota Makassar. Dia penulis tetap pada blog Tips Menulis & Menerbitkan Fiksi indonovel.com.
Mari diskusi dan berbagi seputar topik menulis fiksi bersama Rusdianto di Google+ & facebook.

Komentar Pembaca

  1. PartaWinata says:

    Cerita yang ini serem, Daeng.

  2. chocoVanilla says:

    Dan Gadis Korek Api ini menemukan orang tua, makanan berlimpah dan kehangatan dari kobaran api itu :D

    salam kenal, Daeng :)

    • Anto says:

      salam kenal, Vanilla.
      terima kasih sudah mampir.
      cerita ini mendekonstruksi kisah Gadis Penjual Korek Api. soalnya, ending cerita versi aslinya terlalu mengharukan :)

Apa komentar anda ?

*