Munafik (Flash Fiction)

fiksi mini 100 kata original by Rusdianto

flash fiction, 100 kata, fiksi miniArifintop mengeluarkan flashdisknya. Terlambat, Mahendra sudah menutup laptop.

“Akan saya hapus setelah ini.”

“Koq, kamu tidak suka video porno artis itu?” Arifintop melirik Mahendra, “tadi ereksi, tidak ?”

“Tidak,” kata Mahendra. “Saya hanya berniat mempelajari buktinya. Sebentar malam saya ikut debat di TV1 mengenai kasus ini.”

“Saya curiga kamu bermasalah, bung” kata Ariifintop.

“ Congormu.” wajah Mahendra memerah. Dia membuka kembali laptopnya dan memutar video porno itu sekali lagi.

“Lihat,” Mahendra menunjuk tonjolan tepat pada resluiting celananya. “ Berdiri, kan?”

Arifintop tersenyum.“ Saya hanya ingin tahu niat kamu yang sebenarnya, koq.”

flash fiction copyright @2011 by Rusdianto

About Rusdianto

Rusdianto alias @daeng_anto on twitter; Blogger,  peminat baca tulis fiksi, hiking, dan Sting. Kini bermukin di Kota Makassar. Dia penulis tetap pada blog Tips Menulis & Menerbitkan Fiksi indonovel.com.
Mari diskusi dan berbagi seputar topik menulis fiksi bersama Rusdianto di Google+ & facebook.

Komentar Pembaca

  1. Red Rose says:

    wah, curiga neh sm nama2 karakternya :)
    kereeenn.. nyindirnya telak banget.
    suka.

  2. PartaWinata says:

    Keren gan………….. tadi disana. Hasilnya, luar biasa.
    Salam.

  3. Jebakan hebat, Daeng.
    :D
    Gimana kabar?

  4. uciL says:

    wah wah wah no comment :p

  5. lidya says:

    memang niatnya apa? :)
    thanks ya atas kunjungan ke blog saya maaf agak telat berkunjung balik

  6. Vera says:

    Hehehe…aduh…gitu ya, kalau lelaki?
    hihihi…

  7. Tonjolan apa tuh???

  8. chocoVanilla says:

    Hihihihii…. jadi malu deh :D

Apa komentar anda ?

*